siang yang sangat panas. cahaya bintang yang dekat dengan bumi itu tak pernah berhenti bersinar dengan terang.. tak kenal panas yang dia pancarkan membuat sebagian orang menjadi gerah...
di pojok mini bus tampak seorang gadis terpaku merenung ntah apa yang menjadi buah pikirnya sekarang.
siang itu dia bertujuan pulang ke rumahnya yang cukup jauh dari posisi kampusnya. Kira-kira 75 km jarak tempuh yang terbentang dari kampus hingga ke rumahnya...
buah pikirnya siang itu... mengisahkan renungan teruntuk impian yang kini telah mulai pudar dalam angannya..
bahkan kata menyerah sudah mulai terpatri dalam pikirnya...
entah apa yang harus ia putuskan.. jiwanya masih saja dalam kebimbangan yang tak henti-hentinya menghantui...
Andaikan saja ada seseorang yang dengan baik hati menghampiri dan membantunya untuk membangkitkan semangat yang kini sudah mulai hilang dalam dirinya...
namun itu hanya hayalan belaka.. tak ada yang mau mebangunkan gadis itu dari lamunan yang semakin melalang buana...
entahlah.. semoga saja gadis itu tetap istiqamah memperjuangkan cita-citanya... walau kini putus asa mulai menderanya....
Jangan mudah menyerah kawan.. perjuangan kita masih panjang... hadapi dengan senyuman... karena Allah kan selalu bersama kita...(^_^)
Selasa, 28 Mei 2013
KARENA DIA IBU….
Dimana saja di
dunia ini, hati seorang ibu pasti tak kan pernah menginginkan anak-anaknya
celaka… kecuali itu ibu-ibu gila yang sering kita dengar lewat benda kotak
hitam yang dinamakan TV itu.. yang memberitakan ibu yang tega membunuh anaknya,
dan anak yang tega membunuh ibunya…
Sangat miris sekali
hubungan antara ibu dan anak pada era ini. Seakan tiada lagi kasih sayang yang
begitu luas di antara keduanya, cinta kasih yang menjaga keharmonisan ibu dan
anak itu sendiri kini telah pupus sudah. Jika dilihat lagi, kisah malin kundang
yang berasal dari negeri Minang itu mungkin kini tak berlaku lagi. Soalnya,
zaman ini ibu juga durhaka pada anaknya. Tega membunuh anak sendiri. Dan begitu
juga sebaliknya. Oh dunia.. segitu tragiskah engkau kini????
Duhai sahabatku dan
calon-calon ibu yang berada di bumi Allah ini…
Dengan seluruh
keagungan Allah Azza Wa Jalla, mari
kita menjadi calon ibu yang benar-benar memiliki hati sebagai ibu kelak nanti.
Sudah cukup sampai di sini kita dengar kekejaman seorang ibu. Bukankah anak itu
buah hati yang paling berharga selain dari apapun yang ada didunia ini.
Bayangkan betapa bahagia dan harunya kita ketika telah mendengar suara
tangisnya yang menggelegar mengawali kehidupan di dunia ini. Mari ajarkan semua
kebaikan dunia padanya. Dan hindari ia dari kejamnya dunia. Bukankah pengajaran
itu kita yang menuntun dan membimbingnya…. Maka dari itu mari kita semaikan
benih cinta yang hakiki padanya untuk mencintai Allah-nya, Nabinya, orang
tuanya dan semua orang-orang yang beredar di sekitarnya. Tahukah kamu duhai
calon ibu…
Kenapa ibu??
Karena
dia ibu
Karena dia ibu,
yang memberi kasih tanpa pamrih
Karena dia ibu,
yang mengerti tanpa dipinta mengerti untuk anaknya
Karena dia ibu,
yang semangatnya mengalahkan segala rintangan yang menghadang
Karena dia ibu,
tegar diatas segala penderitaan
Karena dia ibu member
segala apa yang dimilikinya hanya untuk kebahagiaan anak-anaknya…
Karena dia ibu, aku
mencintainya…
Sabtu, 25 Mei 2013
tersenyumlah... ^_^
duhai temanku yang kini jauh disebrang sana...
walau jarak telah memisahkan cerita kehidupan kita yang selalu bersama di masa lalu...
itu..
membuatmu begitu pilu berjuang sendiri tanpa dekat dengan keluarga di sana...
aku merasakan sedihmu..
aku merasakan dukamu...
tapi tetap saja.. impian kita menjadi alasan untuk perpisahan ini..
setiap kegiatan yang kutempuh dikampusku sendiri,,,
aku slalu merasa sepi.. tanpa khadiranmu..
kuharap kau teguh di sana...
aamiinnn..
walau jarak telah memisahkan cerita kehidupan kita yang selalu bersama di masa lalu...
itu..
membuatmu begitu pilu berjuang sendiri tanpa dekat dengan keluarga di sana...
aku merasakan sedihmu..
aku merasakan dukamu...
tapi tetap saja.. impian kita menjadi alasan untuk perpisahan ini..
setiap kegiatan yang kutempuh dikampusku sendiri,,,
aku slalu merasa sepi.. tanpa khadiranmu..
kuharap kau teguh di sana...
aamiinnn..
Selasa, 07 Mei 2013
Hujan dikala Senja
tetes demi tetes jatuh diatas atap yang sengnya hampir seluruhnya berkarat.....
hanya saja ada satu wajah yang didera kesedihan didalamnya....
bukannya tak ada yang mengerti jiwanya dikala hujan di senja hari..
namun masih lirih dihantam ribuan masalah....
meski kini dia belajar sendiri di tengah tetesan hujan yang semakin deras...
tetap saja wajahnya dibasahi oleh air hujan...
tapitak ada yang tau wajahnya juga dibasahi oleh air mata yang hangat...
tak ada yang mau ia kata saat itu...
biar hujan...., jalan..., dan... wajah-wajah yang tak mengerti....
menyaksikan keharubiruan yang sedang melandanya.....
hanya saja ada satu wajah yang didera kesedihan didalamnya....
bukannya tak ada yang mengerti jiwanya dikala hujan di senja hari..
namun masih lirih dihantam ribuan masalah....
meski kini dia belajar sendiri di tengah tetesan hujan yang semakin deras...
tetap saja wajahnya dibasahi oleh air hujan...
tapitak ada yang tau wajahnya juga dibasahi oleh air mata yang hangat...
tak ada yang mau ia kata saat itu...
biar hujan...., jalan..., dan... wajah-wajah yang tak mengerti....
menyaksikan keharubiruan yang sedang melandanya.....
Jumat, 12 April 2013
Duhai Hati
Kiranya hati ini yang nak ingin bercerita, bahwa si rasa sudah cukup banyak yang ia rasakan dan alami sampai detik ini....
bukanny raga yang mau mengungkapkan secara nyata apa yang nak diperbuat...
tapi hati yang nak ingin bicara....
sudahlah sang hati.. ku mohon... pada tuhan... bahwa kau kupinjam dari Rabbku yang satu....
hay hati... ku ketuk dikau... agar merasakan syahdunya rasa yang bersemayam direlungmu...
duhai hati,,,, mengertilah dengan jiwaku... menyatulah.... jadikan diriku... berada di tempat terindah..
yang dijanjikan Allah kepada hambaNya....
duhai hati.....
pahamilah.. aku ingin... bisa merasakan indahnya iman di dalam islam...
yang memberikan kesejukan disetiap jiwa dan ragaku....
duhai hati...
berikan rasa terbahagiamu untuk jiwaku.... agar aku tidak merasakan.. kesedihan
yang selalu mengukir pilu di hati para manusia.....
duhai hati....
tolong sentuhlah.... segala asa yang ingin kuraih..
dan teguhkan pendirianku...
buatku selalu tersenyum bahagia..
bukan karena manusia yang selalu mendusta..
tapi karena Rabbiku yang Maha Kuasa
bukanny raga yang mau mengungkapkan secara nyata apa yang nak diperbuat...
tapi hati yang nak ingin bicara....
sudahlah sang hati.. ku mohon... pada tuhan... bahwa kau kupinjam dari Rabbku yang satu....
hay hati... ku ketuk dikau... agar merasakan syahdunya rasa yang bersemayam direlungmu...
duhai hati,,,, mengertilah dengan jiwaku... menyatulah.... jadikan diriku... berada di tempat terindah..
yang dijanjikan Allah kepada hambaNya....
duhai hati.....
pahamilah.. aku ingin... bisa merasakan indahnya iman di dalam islam...
yang memberikan kesejukan disetiap jiwa dan ragaku....
duhai hati...
berikan rasa terbahagiamu untuk jiwaku.... agar aku tidak merasakan.. kesedihan
yang selalu mengukir pilu di hati para manusia.....
duhai hati....
tolong sentuhlah.... segala asa yang ingin kuraih..
dan teguhkan pendirianku...
buatku selalu tersenyum bahagia..
bukan karena manusia yang selalu mendusta..
tapi karena Rabbiku yang Maha Kuasa
Minggu, 24 Maret 2013
Cukup
Ada rasa ketika kita telah mencurahkan semuanya ke seseorang yang mungkin belum tau siapa kita.... itulah rasa yeng benar ku rasakan.. cukuplah aku, dia dan Allah yang tahu....
dan lagi masih ada rasa canggung yang buat rasa kita berubah teman...
ketika aku mencoba untuk bercerita sebenarnya aku malu,,, siapa aku dimasa lampau...
tapi ketika bercerita aku menyadari memang benar bahwa Allah itu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan...
hanya saja walau sudah bercerita.. aku hanya ingin untuk tidak mengulang masa lampau itu lagi.. karena aku sudah cukup bahagia dengan keadaanku seperti ini,... dan lagi aku ingin menjadi lebih baik lagi...
cukup bagiku... untuk seperti ini...
cukup bagiku... begini..
dan semuanya memang sudah cuku bagiku...
dan lagi masih ada rasa canggung yang buat rasa kita berubah teman...
ketika aku mencoba untuk bercerita sebenarnya aku malu,,, siapa aku dimasa lampau...
tapi ketika bercerita aku menyadari memang benar bahwa Allah itu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan...
hanya saja walau sudah bercerita.. aku hanya ingin untuk tidak mengulang masa lampau itu lagi.. karena aku sudah cukup bahagia dengan keadaanku seperti ini,... dan lagi aku ingin menjadi lebih baik lagi...
cukup bagiku... untuk seperti ini...
cukup bagiku... begini..
dan semuanya memang sudah cuku bagiku...
Minggu, 17 Maret 2013
Irama Waktu
Alih-alih aku bangun pagi hari ini, supaya bisa melihat senyuman manis sang mentari.. tapi para embun yang bersatu membentuk gumpalan putih besar, mereka sebut awan itu datang bergerombolan menghalangi pandanganku untuk menemukan secercah cahaya mentari yang kemerahan itu.
Tuhan pagi ini, aku sungguh merasakan anugerah yang kau berikan. ternyata do'aku semalam engkau kabulkan terima kasih ya Rabb-ku. Kesempatanku untuk hari ini masih ada, aku harap waktu mau bekerjasama denganku untuk menggapai semua tulisan yang kuukir indah dalam bayang-bayang impian
semoga saja, aku, dia dan mereka dapat meraih butiran-butiran asa itu... agar terajut dengan indahnya... semoga saja panjang dan berlikunya perjalanan yang kan kita tempuh memberikan makna pada perjuangan suci ini.. dan semoga saja waktu terus berirama memberikan nada aneh dari dentumannya yang acapkali terdengar biasa oleh para manusia...
Tuhan pagi ini, aku sungguh merasakan anugerah yang kau berikan. ternyata do'aku semalam engkau kabulkan terima kasih ya Rabb-ku. Kesempatanku untuk hari ini masih ada, aku harap waktu mau bekerjasama denganku untuk menggapai semua tulisan yang kuukir indah dalam bayang-bayang impian
semoga saja, aku, dia dan mereka dapat meraih butiran-butiran asa itu... agar terajut dengan indahnya... semoga saja panjang dan berlikunya perjalanan yang kan kita tempuh memberikan makna pada perjuangan suci ini.. dan semoga saja waktu terus berirama memberikan nada aneh dari dentumannya yang acapkali terdengar biasa oleh para manusia...
Langganan:
Postingan (Atom)